Mahasiswa KKN-T UNP Kediri Perkuat Branding UMKM Bujel melalui Digital Marketing dan Packaging
- Feb 08, 2026
- MUHAMMAD FARIKH FAUZI
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Nusantara PGRI Kediri melaksanakan program kerja utama bertajuk “Sosialisasi Digital Marketing dan Inovasi Packaging” pada tanggal 8 Februari 2026 di Kelurahan Bujel Kota Kediri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat setempat. Program ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan berbasis kebutuhan riil masyarakat di era transformasi digital.
Kelurahan Bujel sendiri dikenal sebagai wilayah dengan mayoritas pelaku UMKM yang bergerak di bidang produksi opak gambir serta terdapat juga keripik pisang dan jamu kekinian. Produk-produk tersebut memiliki cita rasa khas dan kualitas yang tidak kalah saing, namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan daya tarik kemasan. Melihat potensi sekaligus tantangan tersebut, mahasiswa KKN Tematik menghadirkan sosialisasi yang berfokus pada strategi pemasaran digital serta inovasi kemasan sebagai langkah peningkatan daya saing produk lokal.
Dalam sesi sosialisasi digital marketing, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi di era digital saat ini. Materi yang disampaikan mencakup strategi membangun branding, teknik pengambilan foto produk yang menarik, pembuatan konten promosi yang konsisten, hingga pemanfaatan platform seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business untuk memperluas jangkauan pasar. Para pelaku UMKM diajak untuk memahami bahwa pemasaran tidak lagi terbatas pada penjualan langsung, tetapi dapat dilakukan secara daring untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Selain digital marketing, kegiatan ini juga menekankan pentingnya inovasi packaging atau kemasan produk. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa kemasan bukan hanya sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai identitas dan daya tarik utama di mata konsumen. Kemasan yang menarik, informatif, dan higienis dinilai mampu meningkatkan nilai jual serta membuka peluang produk untuk masuk ke toko oleh-oleh maupun pasar yang lebih modern. Peserta juga diberikan contoh desain kemasan sederhana namun tetap estetis dan ekonomis untuk diterapkan pada produk mereka.
Antusiasme para pelaku UMKM Kelurahan Bujel terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta berbagi pengalaman menjadi bagian yang memperkaya jalannya sosialisasi. Banyak peserta menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan mereka saat ini, terutama dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus motivasi bagi para pelaku usaha untuk berani beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Melalui program kerja ini, diharapkan Kelurahan Bujel yang dikenal sebagai kampung mayoritas pengrajin opak gambir dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional. Pemanfaatan digital marketing yang optimal serta inovasi kemasan yang kreatif diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk dan memperkuat identitas Bujel sebagai sentra UMKM unggulan. Sinergi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan pemerintah kelurahan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.